Pemuda Pecinta Bonsai Kelapa

       

PEMUDA PECINTA BONSAI KELAPA


Yahya Abud Abdad Maulana lahir di Sariono Kec.Jombang, Kabupaten Jember, pada 20 April 1999. Pemuda ini adalah salah satu pecinta tanaman bonsai kelapa didesa tempatnya tinggal yakni desa Sarimulyo. Sejak Februari 2018 Yahya telah banyak mengoleksi bonsai kelapa di rumahnya.


Yahya pertama kali memulai aktifitasnya mengoleksi banyak bonsai dari kegiatannya menemukan kelapa yang banyak terjatuh di kebun belakang rumahnya. Akhirnya Yahya memiliki inisiatif untuk membudidayakan kelapa tersebut menjadi bonsai.


"Salah satu alasan saya menyukai tanaman bonsai kelapa yaitu sebagai seni kreatifitas sekaligus sebagai hiasan" ujarnya. Awalnya hanya dari kegiatan iseng saja, hingga tumbuh rasa cinta pada salah satu tanaman yang indah ini. Mari kita simak langkah-langkah membuat bonsai kelapa.


Cara Membuat Bonsai Kelapa – Tanaman bonsai merupakan salah satu tanaman hias yang banyak disukai oleh banyak orang. Selain karena bentuknya yang unik, tanaman bonsai juga bisa dijadikan untuk hiasan rumah. Ada berbagai macam jenis bonsai, banyak tanaman yang dapat dijadikan bonsai.



Salah satu tanaman yang dapat dijadikan bonsai adalah pohon kelapa. Tanaman bonsai kelapa mempunyai bentuk dan karakteristik yang unik, sangat cocok untuk dijadikan hiasan rumah. Ada juga yang lebih unik dan menarik yakni bonsai kelapa bercabang



Bonsai kelapa termasuk salah satu jenis bonsai yang diminati di pasar tanaman hias, khususnya buat para pecinta bonsai.
Tentu pembaca penasaran bukan bagaimana bisa pohon kelapa yang besar dan tinggi menjulang itu disulap menjadi tanaman kerdil dan ukurannya menjadi lebih kecil. Nah, simak artikel ini sampai selesai jika kamu ingin mengetahui jawabannya.


  • Jenis-jenis Kelapa yang Dapat dijadikan Bonsai

Langkah awal yang harus kamu lakukan ketika akan membuat bonsai kelapa adalah memilih bibit unggulan dari pohon kelapa yang bagus dan sehat. Ada beberapa jenis kelapa yang dapat dijadikan bonsai. Seperti kelapa gading merah, kelapa gading susu, dan kelapa albino.
Untuk mengetahui jenis kelapanya, kamu bisa melihat dari karakteristisk pohon kelapa nya. Untuk pohon kelapa gading merah mempunyai warna merah kekuning-kuningan. Jika sudah menjadi bonsai, kelapa gading merah akan menjadi bonsai yang indah dan unik. Namun, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dibutuhkan perhatian yang ekstra dalam proses pembuatannya.
Hal yang paling sulit dalam merawat kelapa gading merah adalah mempertahankan warna kemerahannya. Untuk mempertahankan warnanya kamu bisa menggunakan pupuk dalam jumlah yang agak banyak. Karena jika pohon kelapa gading merah kekurangan zat yang terdapat dalam pupuk, warnanya akan kembali menjadi hijau.




  • Memilih Bibit Kelapa

Setelah kamu mengatuhui jenis-jenis kelapa apa saja yang bisa untuk dijadikan bonsai, kini saatnya untuk masuk ke tahap pemilihan bibit bonsai.
Untuk membuat bonsai kelapa, diperlukan bibit yang bagus dan berkualitas agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Bibit yang bagus untuk dijadikan bonsai adalah yang sudah agak tua. Karena kelapa yang sudah berumur akan lebih cepat untuk tumbuh tunas baru.
Alangkah lebih baik jika kamu mengambilnya langsung dari pohonnya. Jika menggunakan bibit yang sudah jatuh dikhawatirkan adanya kecacatan pada bibit yang digunakan sehingga nanti hasilnya juga kurang memuaskan. Atau bisa juga batok kelapanya sudah rapu dan retak akibat benturan ketika jatuh.
Untuk ukurannya, ambil bibit yang ukurannya tidak terlalu besar atau kecil. Namun, mempunyai akar yang besar dan kuat. Bibit dengan ukuran batok yang kecil akan memudahkan ketika membentuk batang nantinya.

  • Menentukan Posisi Batok Kelapa

Tempat awal pertumbuhan kelapa terletak pada batoknya, makanya kita harus menempatkan batok kelapa pada posisi yang pas agar nantinya pertumbuhan kelapa bisa maksimal.
Pertama, letakkan bibit yang belum mempunyai tunas pada tanah yang memiliki kandung air dan unsur hara yang cukup banyak. Bibit akan tumbuh tunas selama kurang lebih 1 sampai 2 minggu.
Setelah itu, letakkan batok kelapa pada posisi vertikal, nantinya batok kelapa akan dikelilingi akar. Atau bisa juga diletakkan horizontal, nantinya bentuk bonsai kelapa akan seperti rumah siput.

  • Membersihkan Sabut Kelapa

Ketika tunas sudah muncul, bersihkan sabut kelapa yang ada pada tunas kelapa. Bersihkan dengan cara mengupas dengan sayatan-sayatan bujur mengitari batok. Untuk pertumbuhan paling cepat 2-3 bulanan kecuali akar 1-2 minggu.

Ketika membersihkan sabut kelapa, perlu kehati-hatian agar tidak mengenai tunas dan akar yang baru tumbuh. Setelah disayat dapat langsung dikupas sabut kelapa yang ada pada batok kelapa


cara membuat bonsai kelapa 1

Komentar